RAKYAT.NEWS, JENEPONTO – Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kabupaten Jeneponto H. Muh. Arifin Nur memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) TPPS Tingkat Kabupaten Jeneponto Tahun 2024, di Ruang Rapat Bupati, Rabu (5/6/2024).

Rapat tersebut dilaksanakan dalam rangka persiapan pelaksanaan kegiatan intervensi serentak dalam upaya pencegahan stunting. Dimana salah satu dasar hukum yang menjadi acuan TPPS Kabupaten, Kecamatan dan Desa terdapat pada Perpres No.72 Tahun 2021.

Turut hadir dalam Rakor TPPS yakni pihak Kodim 1425 Jeneponto, Polres Jeneponto, Kepala Bappeda, Kepala DP2KB, Dinkes, Rektor INTI, dan beberapa perwakilan OPD Lintas Sektor serta semua Camat Se-kabupaten Jeneponto.

Menurut Sekda Jeneponto H. Muh. Arifin Nur yang juga selaku ketua TPPS berharap melalui kegiatan pengukuran dan intervensi serentak ini dapat mengoptimalisasi manajemen penanganan stunting secara nasional yang didukung tersedianya data stunting yang akurat dan kredibel sehingga intervensi program penanganan stunting semakin terarah dan tepat sasaran.

“Jadi tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah agar gerakan pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting di posyandu dengan sasaran ibu hamil, catin dan balita dapat terlaksana secara maksimal,” jelas Arifin Nur.

Selain itu, Arifin Nur berharap agar seluruh sasaran dapat terlayani lewat gerakan aksi serentak bersama pencegahan stunting melalui pendataan, penimbangan, pengukuran, edukasi, verifikasi dan intervensi bagi seluruh ibu hamil, balita dan catin.

Semoga segala bentuk pencegahan dan penanganan stunting ini dapat tepat sasaran. Olehnya itu, diperlukan adanya kolaborasi dan sinergitas positif untuk menghasilkan satu data (database) yang sama pada setiap Perangkat Daerah, memiliki design atau konsep yang sesuai sehingga program kerja di seluruh Perangkat Daerah ini dapat berjalan dengan efisien untuk pengendalian penanganan Stunting di Kabupaten Jeneponto, pungkasnya. (*)